unsplash

Tingkatkan Ibadah Untuk Membebaskan Negeri Ini Dari Wabah Covid-19

 

Bismillah

Pandemi covid-19 yang kini melanda dunia semakin memprihatinkan. Tidak tanggung-tanggung wabah yang kini menjadi perhatian seluruh dunia ini tidak hanya berdampak pada bidang ekonomi saja yang mengharuskan banyak sektor industri berhenti beroperasi. Namun berakibat juga pada hal ibadah.

Dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan virus Covid-19 agar tidak semakin meluas seluruh umat beragama diimbau untuk melaksanakan ritual agamanya di rumah masing-masing.

Sebagai umat Muslim kita tentu sudah punya panduan tentang syari’at melaksanakan ibadah dalam situasi daruroh seperti ini. MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang mempunyai tanggung jawab dan kewenangan telah mengeluarkan fatwa nomor 14 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan ibadah ketika covid-19 sebagai upaya kita dalam menyelamatkan jiwa dengan melaksanakan protokol kesehatan dengan cara meminimalisir kerumunan banyak orang.

Namun demikian MUI menjelaskan lebih jauh maksud dari fatwa tersebut bukan melarang dan membatasi ibadah namun justru MUI mengimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya umat Islam untuk terus berkontirbusi dalam mencegah penyebaran wabah ini dengan meningkatkan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin.

Ikhtiar batin yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. dengan meningkatakan ibadah dan memperbanyak munajat kepada Allah Swt.. Momen bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Allah Swt. melipat gandakan pahala dan memberikan pengampunan atas dosa-dosa bagi siapa yang meminta pengampunan pada-Nya.

Mari kita tingkatkan ibadah kita kepada Allah Swt., terutama kualitas ibadah sholat wajib yang lima waktu. Perbaiki kualitas ibadah puasa, hindari sebisa mungkin hal-hal yang bisa mengurangi pahala puasa seperti berghibah, memberikan kesaksian palsu, mengandu domba, berkata dusta, atau perkara lain yang membuat pahala ibadah kita menjadi hilang adanya. Jangan sampai ibadah puasa kita hanya mendapatkan rasa haus dan lapar saja.

Malam hari, jangan lupa mengencangkan ikat pinggang untuk mendirikan qiyamul lail, dilanjutkan dengan dzikir mengingat keagungan dan kekuasaan-Nya dan tentunya berdo’a dengan penuh kekhusyukan agar Allah Swt. mengampuni dosa kita semua dan segera mengangkat wabah virus ini dari negeri kita tercinta.

Ditulis oleh Ipan Sopandi

Editor, Diantika IE

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *