Unsplash/mellissa Jeanty

Menjaga Kesehatan Ala Rasulullah Saat Berpuasa

Menjaga kesehatan dan kebersihan merupakan kewajiban setiap umat manusia yang ingin tetap hidup sehat. Terlebih dalam suasana sekarang yang begitu rentan. Semua orang merasa khawatir dengan adanya virus Corona. Orang-orang lebih ketat lagi memelihara kesehatan dirinya, demi agar terlindung dari wabah yang konon sangat mengancam nyawa ini. Apalagi, kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, ada kewajiban berpuasa bagi umat Islam, dimana asupan makanan polanya menjadi berbeda dengan hari-hari biasa.

Islam tentunya merupakan agama yang mengajarkan hidup sehat. Jika selama ini ada ungkapan bahwa “mencegah lebih baik daripada mengobati,” ternyata sejak berapa abad lalu, Rasulullah Saw. telah lebih dulu mengaplikasikan kebiasaan tersebut.

Berikut adalah hal-hal yang sering dilakukan Rasulullah Saw.:

  1. Menjaga kebersihan dan kesucian

Dahulu, orang-orang musyrik tidak terbiasa membersihkan dirinya, tidak bersuci dan abai pada perihal kebersihan, maka Allah Swt. memerintahkan agar bersuci dan membersihkan pakaiannya.”

Allah Swt. berfirman “Dan pakaianmu bersihkanldtsah.” (QS Al Mudatsir:4).

Kemudian Rasulullah Saw. bersabda, “Bersihkanlah jasad-jasad ini semoga Allah Swt. membersihkan kalian, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba bermalam suatu malam dalam keadaan suci melainkan seorang malaikat bermalam bersamanya di dalam selimutnya, tidaklah dia bergerak pada suatu waktu dari malam melainkan malaikat itu berdoa: “Wahai Allah Swt. ampunilah untuk hamba-Mu sesungguhnya dia tidur dalam keadaan suci.” (HR. Ath Thabrani no. 3936)

Dengan alasan perintah dan hadis ini maka sangat dianjurkan bagi setiap umat islam untuk senantiasa menjaga kebersihan dan mensucikan diri. Bersihkan diri dan membiasakan diri berwudu sebelum pergi tidur akan lebih baik.

Jadi, siapa yang masih malas untuk bersih-bersih? Maka malulah dengan BagindaRasulullah Saw. Beliau adalah orang yang paling senang membersihkan diri.

2. Menghilangkan kotoran, bakteri dan kuman dengan memotong kuku, menghabiskan bulu ketiak, bulu kemaluan, berkhitan dan menipiskan kumis.

Sikap Rasulullah Saw. yang berikut ini sangat menunjukkan jiwa beliau sangat mementingkan penampilan. Jika semua muslim rajin menjaga penampilan, maka semakin baiklah citra umat islam, indah, bersih dan rapi.

Rasulullah Saw. bersabda: “Fitrah ada lima atau lima perkara dari fitrah: berkhitan, menghabiskan buku kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan menipiskan kumis.” (HR. Bukhori dan Muslim).

3. Mencuci tangan terutama setelah bangun tidur

Ketika tidur mungkin kita lupa tangan kita menyentuh apa saja tanpa kita sadari. Maka dari itu, Rasulullah Saw. mencontohkan dan menganjurkan untuk cuci tangan setelah bangun tidur sebelum kita menyentuh apapapun terutama makanan.

Rasulullah Saw bersabda: “Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya makan janganlah dia mencelupkan tangannya ke bejana sampai dia membasuhnya tiga kali, karena sesungguhyna dia tidak mengetahui dimanakah tangannya bermalam.” (HR. Muslim)

4. Mandi

Kadang masih banyak yang malas-malasan mandi dengan alasan udara dingin dan tubuhnya tidak terlalu berkeringat. Yang masih sering menunda mandi, maka simaklah hadis berikut ini.

Rasulullah Saw. bersabda: “Wajib bagi setiap muslim untuk mandi di setiap tujuh hari, sehari dia membasuh kepala dan badannya di dalamnya.” (HR. Ibnu Hibban dan Bukhori.

Maksud dari hadis ini adalah, suatu kelaziman dan keharusan bagi setiap muslim bahwa minimal sekali dalam seminggu harus mandi dan membersihkan kotoran di tubuhnya dan di kepalanya. Maksud sehari dalam hadis tersebut adlah pada hari Jum’at.

Namun dalam masa pandemi Corona harus lebih rajin mandi lagi tentunya.

5. Menyikat gigi dan membersihkan mulut

Ketika puasa, napas cenderung kurang sedap. Maka dari itu, rajinlah sikat gigi dengan cara dan waktu yang tepat ketika menjalankan ibadah puasa.

“Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: ‘Rasulullah Saw. bersabda: “Siwak membesihkan mulut dan mendatangkan keridhaan untuk Rabb.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, 3695).

6. Pola dan tata cara makan

Bahkan cara makan pun dicontohkan Rasulullah Saw. Betapa sempurnanya agama kita.

Sabda Rasulullah Saw.: “Tidaklah seorang mengisi tempat yang lebih buruk daripada perut cukuplah bagi seorang manusia beberapa suapan yang menegakkan punggungnya, dan jika hawa nafsunya mengalahkan manusia maka 1/3 untuk makan, 1/3 untuk minum, 1/3 untuk bernapas.” (HR. Ibnu Majah dan disahihkan oleh Al Albani dalam kitab Silsilat Al hadis Ash Shahihah)

Ketika buka puasa jangan terlalu banyak makan ya. Ingat yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Bahkan inilah gaya makan yang dicontohkan Rasulullah Saw. Beliau terbiasa minum madu yang sudah dicampur dengan air dingin dan memakan manisan yang dicampur dengan madu. Beliau menyukai daging unta, kambing, ayam, keledai liar, kelinci, dan sea food dan daging bakar. Mencampur antara ruthab (kurma matang yang segar) dengan tamr (kurma kering) serta mengkonsumsinya dengan roti. Jika minum susu, Rasulullah Saw. minum susu murni atau yang sudah dicampur. Buah-buahannya, Rasulullah Saw. makan semangka dicampur dengan kurma ruthab.

7. Menutup makanan dan tempat makan dan minuman yang terisi.

Menutup makanan bukan hanya karena agar tidak cepat basi dan tidak dikenai debu. Namun ini merupakan Sunnah yang dicontohkan Rasulullah Saw. Jika kita melaksanakannya sudah barang tentu mendapatkan pahala bukan?

Rasulullah Saw. bersabda: “Tutuplah tempat-tempat makanan, tempat-tempat minuman karena sesungguhnya di dalam setahun ada sebuah malam yang turun di dalamnya wabah penyakit tidak dia melewati sebuah tempat makanan atau minuman yang tidak tertutup, atau tidak ada penghalang di atasnya melainkan turun di dalamnya dari wabah penyakit tersebut.” (HR. Muslim).

8. Menjaga kebersihan lingkungan

Bukan hanya kebersihan badan, Rasulullah pun sangat perhatian dengan lingkungan sekitar.

Rasulullah Saw. bersabda: “Jauhilah  dua perkara yang mendatangkan laknat”, para shahabat radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Apakah dua perkara yang mendatangkan laknat, wahai Rasulullah?”, beliau bersabda:“Yang buang hajat di jalan manusia atau di tempat berteduh mereka.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilat Al hadis Ash Shahihah, no. 2348).

Betapa hebatnya Rasulullah Saw. memberikan teladan bagi kita umat islam. Mari tanamkan kebiasaan hidup bersih agar sehat dan mendapatkan banyak pahala.

Sumber referensi:

Tafsir al Quran Al Azmi

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *