Mejelis Ilmu

Musim “Nyawah” Tidak Menjadi Penghalang Untuk Pergi ke Majelis Ilmu

Musim penghujan dan musim tanam di ladang dan pesawahan terjadi beriringan. Tanah-tanah mulai gembur, sawah-sawah sudah kembali basah berlumpur dan bisa kembali ditanami padi. Para petani memulai kesibukannya kembali mengolah sawahnya. Tidak terkecuali di Desa Putra Jawa Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut.

Desa yang sebagian besar wilayahnya merupakan area pesawahan, membuat para penduduknya banyak menghabiskan waktu di sawah untuk mengurus lahan. Namun demikian, ternyata para petani tersebut, masih peduli dengan kegiatan menuntut ilmu agama. Hari Ahad, mereka masih mau menyempatkan untuk datang ke Majelis Taklim Al-Barokah mengikuti kegiatan rutin bulanan.

Donasi

Prof. Uus Ruswandi sebagai pengelola pun mengapresiasi para jamaah yang hadir. Hal tersebut dismpaikan  dalam sambutannya. “Terimakasih ibu-ibu jamaah untuk antusiasnya hadir di Majelis Ta’lim, di tengah kesibukan masing-masing-masing. Meskipun saat ini mayoritas sedang musim nyawah. Mudah-mudahan melalui keikhlasan dan pengorbanan ibu-ibu semua, Allah memudahkan segala urusannya.” Jemaah pun menjawab  “Aamiin” dengan serentak.

Sebagai pengelola, Uus pun menginformasikan bahwa jadwal pengisi tausyiah selama tahun 2020 sudah terkondisikan. Tidak lupa ia pun mengajak semua jamaah untuk tetap semangat dan istiqomah dalam menuntut ilmu dan memakmurkan majelis.

Dr. Dede Burhanudin

Berkesempatan sebagai pemateri saat itu, Drs. Dede Burhanudin. Beliau adalah salah satu pengelola pondok pesantren yang ada di Putra Jawa. Ia menyatakan perasaan bangganya kepada Majelis Taklim Al Barokah yang ternyata memiliki peran yang sangat besar dalam pertumbuhan majelis ilmu Agama Islam di Limbangan Garut.

Semula, di Desa Putra Jawa memang sudah ada beberapa pesantren dan majelis-majelis ilmu. Namun satu persatu berhenti karena faktor satu dan lain hal.  “Sejarah Desa Putra Jawa dibangun dengan semangat perjuangan para Kiai dan Uataz terdahulu dalam memakmurkan kajian islam. Kini perjuangan itu dilanjutkan oleh Prof. Uus melalui Majelis Ta’lim Al-Barokah” ujar Dede.

Selain itu, ada tiga poin penting yang disampaikan oleh dalam ceramahnya, Ustaz Dede mengamanatkan:

  1. Menuntut ilmu agama itu sangatlah penting. Karena selama ini nyatanya salah satu penyebab beban hidup terasa begitu berat, itu diakibatkan dari ketiadaan ilmu.
  2. Senantiasa berbuat kebaikan. Jika kita tidak bisa selalu berbuat baik, minimal jangan pernah menghalangi orang lain untuk berbuat kebaikan. Dengan begitu, maka kitapun akan mendapat pahala dari kebaikan itu.
  3. Ikhlas lah dalam berbuat, InsyaAlloh, Allah akan mudahkan segala urusan kita.

Pengajian yang dihadiri oleh sebanyak 140 jamaah pun berakhir dengan tertib. Seperti biasa pengelola membagikan bingkisan untuk para jamaah. Kali ini bingkisan dibagikan dalam kantong, untuk menghindari pembuangan sampah dus sembarangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *