Majelis Taklim Al Barokah, Tahun Baru Semangat Baru

Tahun baru semangat baru. Tidak seperti bulan-bulan lalu, kegiatan pengajian di Majelis Taklim Al Barokah bulan ini sedikit berbeda. Jika sebelumnya diisi dengan satu segmen saja, yaitu kajian ilmu dari seorang penceramah, maka bertepatan dengan tahun baru Islam, Majelis Taklim Al Barokah belum lama ini menggelar acara meriah.

Serangkaian acara yang berlangsung pada Ahad, 08 September 2019 ini terselenggara atas kerja sama pengelola majelis dengan mahasiswa pasca sarjana UIN sunan Gunung Djati Bandung, beberpa pengurus Formaca dan para kandidat doktor ikut terlibat dalam kegiatan tersebut, dengan Lili Wahyudi bertindak sebagai ketua pelaksana.

Rangkaian kegiatan yang digelar pun cukup meriah, meliputi kegiatan pengajian yang diisi oleh Doktor Hafidz Muslih, M.Ag. salah satu dosen senior di kampus yang sama, serta empat macam  perlombaan yang melibatkan banyak jamaah. Lomba yang terdiri dari MHQ, MTQ, Qasidah, dan memasak tanpa api digelar dari mulai pukul 08:00 s.d. 13:00, berhasil menyedot perhatian jamaah Majelis Taklim.

Mewakili panitia, di dalam sambutannya Lili Wahyudi menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi dan kompetisi. “Menurut saya, pekan Muharram 1441 Hijriah di  Majelis Taklim Al Barokah merupakan sarana silaturahmi, ajang kompetisi, dan sarana evaluasi di kalangan elemen-elemen masyarakat, terutama para jamaah majelis Taklim Al Barokah. Selain itu, acara in bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan keagamaan di ranah pemberdayaan wanita Desa Putra Jawa khususnya. Mudah-mudahan dengan event ini mampu mencetak kader-kader muslimah bangsa yang bisa membawa harum bagi kebangkitan Islam di masa yang akan datang,” tutur pria yang merupakan qori nasional tersebut.

Para pesera yang mengikuti teknikal meeting satu pekan sebelumnya, berkompetisi dalam perlombaa dengan penuh semangat dan suka cita.  Tampak dari wajah mereka kebahagiaan dan semangat yang tinggi untuk mengikuti lomba.

Para penonton pun sangat antusias hari itu, menyemangati timnya masing-masing. Setiap perwakilan dusun berlomba dengan sportif, mengikuti seluruh mata lomba yang disediakan panitia dengan penuh tanggungjawab membawa nama baik dusun masing-masing.

“Sebetulnya masyarakat di sini telah terbiasa mengikuti lomba yang serupa, sudah sering menyaksikan, bahkan tidak jarang yang kerap menjadi peserta lomba qasidah di beberapa acara,” ujar Ibu Liza, yang tiada lain merupakan istri dari Prof. Dr. Uus Ruswandi, M.Pd.  selaku pengelola Majelis Taklim Al Barokah, mengungkapkan alasan mengapa seluruh peserta terutama peserta qasidah tampak percaya diri tampil di muka ratusan jamaah dan lihai dalam memainkan rebana.

Donasi

Pembagian hadiah dilakukan di hari yang sama diserahkan oleh pengelola langsung. Dusun Sinar Sari pun tampil menjadi juara umum, mendapatkan hadiah penghargaan paling banyak di antara dusun yang lain.

Uus Ruswandi berharap, jika kegiatan ini memotivasi para jamaah untuk terus berlatih kemampuan terutama di bidang MHQ dan MTQ. “Semoga perlombaan di awal tahun ini, bisa membuat semuanya lebih semangat, untuk lebih baik di masa yang akan datang. Insyaallah tahun depan kita adakan kembali,” pungkasnya. (Majelis Taklim Al Barokah /Diantika)

 

admin