Ustadz Iim Ibrohim Menjadi Pengisi Kajian Majelis Taklim Al Barokah

Ustadz Iim Ibrohim, M.Pd menjadi pengisi kajian Majelis Taklim Al Barokah bulanan Ahad, 14 juli 2019. Pengajian ini dihadiri oleh sekitar 200 jamaah dari bebagai dusun yang tersebar di desa Putrajwa Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut.

Lain dari kegiatan pengajian sebelumnya, kali ini, acara pengajian diawali dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai partisifasi dari salah satu kandidat doktor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Iim Ibrohim, M.Pd beserta istri, bekerja sama dengan Unit Puskesmas Ibun Kabupaten Bandung. IIm Ibahim memberikan tausiyah setelah acara pemerikasaan kesehatan gratis selesai.

pemeriksaan kesehatan gratis MT al Barokah

Dalam tausiyahnya yang berlangsung dari pukul 10;30 s.d 11:30 tersebut Ustadz Iim Ibrahim  menyampaikan pesan kepada jamaah mengenai konsep rejeki sehat dan panjang umur. Dalam hidup manusia hendaknya senantiasa bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Taala dengan cara memperbanyak ibadah kepada Allah. Selain karena sebagai bentuk terima kasih atas nikmat dan karunia yang telah Allah Subhanahu wa Taala berikan kepada manusia, melakukan ibadah pun merupakan bentuk ketaatan manusia kepada Penciptanya.

Karena maut datang tidak berbicara, ia datang dengan tiba-tiba tanpa memberiahukan terlebih dahulu..Untuk mempersiapkan itu semua manusia wajib memperbanyak ibadah agar memiliki bekal dalam menghadapi kehidupan akhirat.

Selain memperbanyak ibadah, manusia selayaknya senantiasa menjaga kesehatan, agar ibadah menjadi khusyuk dan lancar, hidup pun menjadi berimbang.

mejelis taklim al barokah putrajawa

Selanjutnya, hidup jangan dihabiskan untuk mengeluh. Banyak berkeluh kesah hanya akan mendatangkan penyakit, terutama penyakit ruhaniah, yang akibatnya akan berakibat kepada aktifitas jasmaniah. Hidup haruslah seimbang, antara menjaga kesehatan ruhani dan jasmani.

“Hati-hati, terdapat orang yang dengan beban hidupnya dan tidak kuat imannya berusaha mengakhiri hidup. Ia menganggap bahwa dengan mengakhiri hidup di dunia ini akan menghilangkan permasalahan. Padahal tidak. Kematian ialah perpindahan alam saja. kita pernah berada di alam rahim. Lalu sekarang ada di alam dunia. Setelah mati kita berpindah ke alam barzah (kubur) dan selanjutnya. Justru, keadaan di alam barzah dan selanjutnya akan ditentukan atau dipengaruhi dengan amalan masa di dunia ini. Apabila selama berada di dunia ini kita selalu memperbanyak amalan salehan, niscaya Allah akan memberikan nikmat saat di alam kubur (barzah) nanti,” ujarnya kepada jamaah.

majelis taklim al barokah

Setelah kegiatan pengajian ditutup, jamaah diberikan bingkisan yang disiapkan oleh pihak pengelola Madrasah dan Majelis Taklim Al Barokah, Profesor Dr. Uus Ruswandi, M.Pd. sekeluarga.

Donasi

“Semoga dengan begini, majelis ini bisa bertambah kebarokahannya. Jamaah lebih semangat, kajian ilmu semakin bermanfaat,” ujar salah satu anggota keluarga pengelola majelis.

 

admin